09/11/13

Jadi Kaya di usia Muda

">
TEMPO.CO, Bandung- Bisnis di usia belia kini seperti jadi tren di kalangan anak muda Kota Bandung. Biaya kuliah yang kian mahal mendorong anak-anak muda ini memilih berbisnis untuk meringankan beban orang tuanya. “Saya memulai bisnis karena orang tua saya tergolong tidak mampu membiayai kuliah saya,” kata Muhammad Nuryadin dalam Forum Tempo bertajuk Bisnis Usia Muda di Kampus Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung, Senin, 4 Juni 2012.

Mahasiswa semester akhir di Institut Teknologi Bandung ini memulai bisnisnya dari mengikuti bisnis multilevel marketing (MLM) hingga menjual berbagai barang. “Saya pernah tidak dibayar atas jasa saya menjual rumah,” kata pria yang biasa disapa Dayat ini.

Kini, dia sudah memiliki berbagai bisnis mulai dari restoran hingga peternakan. “Saya juga sedang mengembangkan usaha properti di luar Jawa,” katanya. Dari semua bisnisnya, Dayat sudah memperoleh omzet yang cukup menggiurkan dengan nilai tergolong tinggi untuk ukuran anak muda.

Yang penting, kata Dayat, untuk memulai sesuatu harus dengan passion. “Kita harus tahu passion kita di mana, lalu kemudian digali untuk mencari peluang bisnis,” ujarnya. Soal kuliahnya, dia mengakui sempat terganggu dengan bisnisnya. Dia bahkan sempat ditegur dosennya karena keasyikan berbisnis. “Tapi saya tetap ingin menyelesaikan kuliah,” ujar mahasiswa jurusan teknik material ini.

Senada dengan Dayat, pembicara lainnya, Citra Wulandari, mengatakan untuk menjadi pebisnis dibutuhkan keberanian demi mengembangkan passion tadi menjadi bisnis. “Kita harus nyebur ke kolam itu, jangan hanya membaca teori,” kata perempuan yang pernah menekuni bidang modeling ini.

Menurut Citra, untuk berbisnis harus dipikirkan tujuan akhir yang akan dicapai lewat bisnisnya. “Kalau kita mau ke suatu tempat, pikirkan tempat yang kita tuju itu,” kata dia memberi gambaran.

Dalam forum yang dihadiri sekitar 200 peserta itu, Wakil Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung Anang Sutono mengatakan banyak juga alumnus sekolah itu yang kini jadi pengusaha berbagai bidang, terutama kuliner, di Kota Bandung. “Modal tak harus selalu uang,” kata dia.

sumber : http://www.tempo.co

0 komentar:

Posting Komentar

 

Copyright © 2025 JADI PENGUSAHA Design by O Pregador | Blogger Theme by Blogger Template de luxo | Powered by Blogger